Ponggah
Ponggah
Banyak jiwa bercermin
tapi enggan berkaca
melangit raga, tunjukan angkuh
tak puas hati, melempar suluh
Kobarkan bara api
hingga abukan rangka
mulut berbuih, banyak bicara
mirisnya tak tau makna
.
Kosong
jiwa-jiwa yang tak bertuan
larimu serampang sembarangan
mengaku semesta pada dunia
perilaku kerdil rakus kuasa
.
terseok
otak yang bengkok
tak pernah berguru
merasa banyak tahu
diberi lentera
ditepis pula
.
selama hidup menggila
nyawa manusia tiada harga
tak peduli sesama
tudingkan pelatuk pada kepala sesiapa
keji
kau lebih baik mati
.
usia lapuk kau membusuk
diingat hina tiada rupa
duhai nyawa, begitu kiranya
gila dipuja lupa sesama
bawalah cermin
banyak berkaca
kau dan kita
apalah bedanya?
Komentar
Posting Komentar